Cara Merawat Mobil Untuk Pemula – Tips Otomotif

  • Bagikan
Mencuci Mobil

HITAM PUTIH – Mobil yang dirawat secara rutin dapat berjalan dengan baik dan melayani pemiliknya secara efektif serta aman. Merawat satu unit mobil di bengkel memerlukan sejumlah uang yang tidak kecil. Oleh karena itu banyak orang telah melalaikan kebutuhan perawatan mobil sehingga akan membuatnya mudah rusak. Begitu, kenapa Anda tidak coba melakukan perawatan mobil di rumah untuk menghemat uang?

Merawat mobil sebenarnya tidak terlalu sulit jika selalu memahami apa saja yang perlu di perhaatikan dan di rawat. Bahkan jika sobat sebagai pemula sekalipun jangan pesimis dulu ya.

Artikel berikut akan memperkenalkan beberapa perawatan mobil di rumah yang sederhana, tapi masih efektif. Anda juga dapat memantau dan melakukannya segera.

1. Perawatan Aki Mobil

Ketika Anda merawat aki mobil, Anda harus perhatikan tiga hal berikut:

  • Ketinggian air aki: pastikan air aki berada pada level yang seharusnya diatas garis terendah dan dibawah garis tertinggi (tanda garis), jangan sampai kekurangan air dan jika kekurangan tambah volume air aki sampai level yang dianjurkan, gunakan air murni (suling) atau air aki.
  • Tegangan aki: pastikan tegangan aki adalah 12 volt, cara cek adalah dengan voltmeter.
  • Kebersihan kutub-kutub: kutub-kutub baik negatif maupun positif pada aki sering kotor akibat reaksi kimia, selalu bersihkan jika terlihat kotor agar arus listrik yang disalurkan oleh aki tidak tersendat (berkualitas baik).

2. Perawatan Oli

Oli adalah salah satu faktor pendukung yang sangat penting bagi peforma mobil. Untuk melindungi kondisi mesin mobil agar selalu maksimal Anda harus rutin melakukan penggantian oli.

Setiap jenis mobil memiliki ketentuan penggantian oli berbeda-beda, Anda dapat ikuti beberapa petunjuk berikut:

  • Kilometer menunjukkan antara 5 ribu sampai 10 ribu
  • Kita bisa cek dengan mencabut stick oli, pastikan volume oli sesuai dengan yang dianjurkan pada level yang dianjurkan stick
  • Coba teteskan oli pada jari, lalu rasakan apakah oli masih bersih atau sudah ada serpihan-serpihan logam halus. Jika terasa ada sedikit serpihan logam maka oli sudah seharusnya diganti
BACA JUGA :  Kelebihan dan Kekurangan Toyota Starlet Kotak dan Kapsul

Oli tidak hanya mempengaruhi peforma mesin mobil Anda saja, namun juga bertindak sebagai penahan gesekan komponen-komponen di dalam mesin mobil Anda.

Oleh karena itu, penggantian oli perlu diperhatikan dan dilakukan secara berkala. Selain itu, Anda juga tetap memilih oli yang sesuai dengan kebutuhan mesin mobil Anda.

Jika Anda kurang memahaminya, Anda dapat berkonsultasi dengan mekanik bengkel-bengkel terdekat.

3. Merawat Radiator Mobil

Radiator pada mobil merupakan sebuah bagian yang penting untuk mendukung kelancaran sistem kerja mesin mobil.

Bagian ini sangat penting fungsinya yakni sebagai pendingin mesin mobil untuk mendapatkan temperatur yang sesuai yang dapat mendukung kerja mesin agar optimal.

Agar radiator awet serta tetap bersih dan tidak mampet, maka diperlukan perawatan secara rutin. Anda bisa mengganti air radiator setiap pemakaian 20.000 km atau dengan cara mengganti air radiator jika air radiator sudah keruh.

Untuk mengetahui apakah air radiator pada mobil Anda sudah keruh atau tidak dengan cara melihat melalui lubang di bagian atas radiator.

4. Merawat Ban

Ban mobil memang bisa disebut sebagai komponen yang memiliki masa habis pakai. Artinya, jika masa pakai sudah habis atau ban sudah gundul/rusak dan tidak layak digunakan, maka ban mobil harus diganti dengan yang baru.

BACA JUGA :  HUT RI ke-76, Gubernur Banten Terima Mobil Listrik Karya Siswa SMKN 4 Pandeglang

Meski demikian, itu bukan berarti bahwa Anda tidak perlu merawat ban mobil. Dengan langkah yang benar benar, ban mobil, khususnya ban tubles bisa lebih awet dan tahan lama.

  • Gunakan tekanan angin yang tepat: setiap ban memiliki standar tekanan angin ideal. Umumnya, ini tergantung pula pada jenis kendaraan tempat ban mobil tersebut menempel. Kebanyakan mobil terbaru mengatur tekanan ban depan mereka berada di kisaran 30-32 psi. Sedangkan untuk ban belakang, tekanan yang menjadi acuan sekitar 36-40 psi. Tekanan angin yang kurang tepat pada ban tubeless akan membuat ban terbebani, cepat rusak, kehilangan grip bahkan terlepas dari velg. Oleh karena itu, periksa standar dan rekomendasi tekanan angin ban tubeless serta kendaraan yang anda gunakan.
  • Hindari menghantam lubang: ketika Anda tengah melaju dengan kecepatan yang tinggi, Anda perlu hindari menghantam lubang. Jika memang jalan yang Anda lalui kurang baik, jalankan mobil secara perlahan agar ban tidak menerima hantaman secara keras.
  • Jangan langsung mencabut penyebab bocor: Bukan tidak mungkin ban mobil Anda terkena musibah di perjalanan. Contohnya saja ban tertusuk paku atau potongan besi di jalan. Jika Anda melihat ada paku atau benda aneh yang menancap di ban mobil, jangan langsung dicabut. Jika dicabut, maka seluruh angin ban mobil anda akan keluar dan ban mobil menjadi kempes. Selalu perhatikan masalah keseimbangan mobil, lakukan spooring dan balanching ketika mobil sudah tidak seimbang dalam berjalan misalnya ban sudah tidak lurus (kelok-kelok) saat mobil berjalan, karena ban yang tidak lurus dapat dengan cepat menghabiskan tapak ban dan merusak komponen kaki-kaki mobil yang lain semisal shockbreaker atau velg.
  • Lakukan Pengecekan Secara Berkala: Kondisi ban juga menjadi faktor yang menjaga keselamatan Anda selama mengemudi. Oleh karena itu, Anda perlu mengecekan secara berkala untuk memastikan ban mobil selalu dalam keadaan baik. Cara sederhana adalah melihat apakah ban mobil sudah melewati batas tanda D di bahu ban yang merupakan acuan keausan minimum dari ban tersebut. Setelah itu, periksa seluruh tapak dan dinding ban untuk memastikan tidak ada retak atau kerusakan yang dapat membahayakan saat ban mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.
BACA JUGA :  Cara Mengatasi Motor Ngebul Tanpa Bongkar Mesin

5. Menjaga Cat Mobil

Tak bisa dimungkiri bahwa salah satu daya tarik yang dimiliki oleh mobil adalah warna cat yang dimiliki. Jika nggak ingin mobilnya lecet, sobat perlu menjaga cat mobil. Biasanya, lecet cat mobil didapat saat berkendara dan nggak sengaja bergesekan dengan kendaraan lainnya. Oleh karena itu, sobat perlu berhati-hati saat berkendara. Baca juga: Mencuci Mobil atau Motor dengan Sunlight Amankah? Simak Disini

6. Pemakaian Bahan Bakar

Pemakaian bahan bakar dapat mempengaruhi kinerja mesin. Oleh sebab itu, sobat perlu memperhatikan bahan bakar yang digunakan. Sebaiknya, sobat mengisi bahan bakar di tempat pengisian bahan bakar resmi agar terhindar dari bahan bakar yang sudah dicampur.

7. Servis Berkala

Sobat perlu melakukan servis berkala yah. Servis berkala yang biasa dilakukan adalah membersihkan eksterior kendaraan, membersihkan interior kendaraan, ganti oli, penambahan cairan radiator, pengecekan kondisi baterai atau aki mobil dan lai-lain.

Nah sobat, itu dia beberapa cara yang bisa menjadi referensi kamu untuk merawat mobil. Apakah sobat ada cara lain merawat mobil? share yuk di kolom komentar.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *