Drainase Di Ruas Jalan Ahmad Yani Tak Bisa Tampung Curah Hujan Hingga Meluap Ke Badan Jalan

Drainase Di Ruas Jalan Ahmad Yani Tak Bisa Tampung Curah Hujan Hingga Meluap Ke Badan Jalan
Drainase Di Ruas Jalan Ahmad Yani Tak Bisa Tampung Curah Hujan Hingga Meluap Ke Badan Jalan

HITAMPUTIH.CO.ID – Hujan turun sangat deras di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya pada Kamis sore (22/9/22), membuat saluran air di ruas jalan Ahmad Yani tidak dapat menampung curah hujan yang turun, sehingga meluap kebadan jalan.

Salah seorang warga Kampung Lebak Picung, Kecamatan Rangkasbitung, Encun mengatakan, bahwa di ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di kampung Lebak Picung, kerap kali menjadi langganan banjir ketika hujan turun.

Hal itu, ujar dia, diakibatkan kondisi drainase atau saluran air sempit dan dangkal, sehingga bila hujan turun ruas jalan Ahmad Yani tersebut meluap kepermukaan.

“Harapan Kami selaku warga Kampung Lebak Picung meminta agar pejabat UPTD PUPR Banten segera memperbaiki saluran air dan trotoar tersebut,” ungkap Encun.

BACA JUGA :  Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, Lurah Curug Bersama Babinsa Berikan Vaksin Ke Warga

Sementara itu, Iskandar pengurus Ormas Jarum menyikapi kondisi ruas jalan Ahmad Yani di saat musim hujan turun, tentu di kampung Lebak Picung pasti air hujan meluap kebadan jalan.

Dikatakannya, bahwa Kampung Lebak Picung tidak jauh dari Kantor Bupati Lebak, namun menjadi langganan banjir.

“Oleh karna itu, kami berupaya telepon pejabat UPTD PUPR Banten yang menangani ruas jalan Ahmad Yani, namun mereka tidak pernah memberi jawaban,” pasalnya.

“Lihat! akibat tidak adanya perbaikan saluran air dan trotoar sehingga bila hujan turun air akan meluap kebadan jalan,” imbuh Iskandar.

Menurutnya, dengan kondisi saluran air yang kecil dan dangkal tentu bila curah hujannya cukup deras akan mengalir kebadan jalan.

BACA JUGA :  Kemenag Lebak Adakan Bimtek Perpajakan Tingkat MI MTs dan MA di Lebak

“Sementara kondisi trotoar dan ssluran air tidak pernah ada perbaikan, yang kami tahu oleh pihak UPTD PUPR Banten hanya sebatas pengecetan,” katanya.

Cetus Iskandar, memangnya di sepanjang jalan Ahmad Yani tidak pernah dianggarkan untuk perbaikan oleh pejabat UPTD PUPR Banten di Lebak.

“Kami sangat menyayangkan dengan prilaku dan sikap pejabat UPTD PUPR Banten di Lebak yang memilah milah terhadap wartawan dan Ormas,” tuturnya.

Tanya Iskandar, apakah pejabat UPTD PUPR Banten alergi jika dipertanyakan terkait anggaran pemeliharaan.

“Jika mereka tidak alergi terhadap pertanyaan, tentu di telepon atau atau di WA mereka akan menjawab,” tukasnya.(Ujd)