Jelang Pemilu 2024 KPU Antisipasi Ancaman Siber

Jelang Pemilu 2024 KPU Antisipasi Ancaman Siber
Jelang Pemilu 2024 KPU Antisipasi Ancaman Siber

JAKARTA, HITAMPUTIH.CO.ID – KPU (Komisi Pemilihan Umum) mulai mengantisipasi serangan siber. Itu dilakukan menjelang pendaftaran partai politik (parpol) pada Pemilu 2024.

Apalagi, calon peserta pemilu yang memanfaatkan sistem informasi partai politik (Sipol) dipastikan akan minim gangguan siber. Itu disampaikan oleh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik kepada wartawan di sela-sela acara bimbingan teknis (Bimtek) Sipol kepada KPU Daerah, di Hotel Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat.

“Kalau di sisi kami (KPU) yang perlu diantisipasi kami pastikan trafic uploading data berjalan lancar, dan dari sisi keamanan siber lancar,” tegas Idham.

Dikatakan Idham, parpol masih memiliki waktu untuk melakukan uploading data persyaratan peserta pemilu hingga akhir Juli ini. Pasalnya, tanggal 1 Agutsus mendatang sudah dimulai proses pendaftaran, yang di dalamnya juga melakukan verifikasi administrasi.

BACA JUGA :  Karoops Polda Banten Hadiri Audiensi dan Konsolidasi Ketua KPU RI Dengan Pemprov Banten

“Tanggal 1 sampai 14 (Agustus) kita buka pendaftaran parpol. Kita buka jam 8 sampai 4 sore di tanggal 1 sampai 13 (Agustus). Di 14 (Agustus) khusus hari terakhir kota buka sampai dengan jam 23.59,” terangnya.

Sementara, soal dokumen persyaratan peserta pemilu, lanjut Idham, tetap merujuk pada Pasal 176 ayat (3) UU 7/2017 tentang Pemilu. Semua yang disebutkan di dalam norma itulah yang kemudian harus di-upload parpol ke Sipol.

“Sipol ini membantu parpol karena cukup digitalisasi,” tandas Idham.

Kini, parpol yang sudah melakukan uploading data di Sipol masih berjalan lancar dan tidak ada gangguan apapun terkait siber.

“Sampai saat ini ada 38 parpol pemegang akun Sipol mengunggah data lancar saja. Terbukti sudah ada yang 450 ribu anggota masuk di Sipol,” tambahnya.