Mengenal Ragam Budaya dan Kuliner khas Banten

Sejarah Kota Serang Banten
Sejarah Kota Serang Banten

HITAM PUTIH – Banyak orang bertanya banten terkenal dari apa nya? Banten dikenal sebagai kota seribu kyai sejuta santri, Banten juga sangat akrab dengan ciri atau identitas magic. Di banyak tempat ketika menyebut “Banten” asosiasi orang akan mengarah pada ilmu kanuragan, santet dan pelet. Sepertinya ketika mengaku orang Banten selalu memiliki kemampuan khusus yang bersifat supranatural.

Sejarah Provinsi Banten

Provinsi Banten adalah provinsi yang merupakan pemekaran dari Provinsi Jawa Barat sejak tanggal 4 Oktober 2000.

Usaha pembentukan Provinsi Banten sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, salah satu buktinya adalah adanya semacam pakta berjudul “Kebupalatan Tekad Panitia Propinsi Banten” yang dirumuskan oleh Panitia Propinsi Banten pada tanggal 21 April 1967.

Dua syarat untuk menjadi sebuah provinsi yaitu syarat subjektif yakni hasrat atau kemauan rakyat Banten untuk menjadikan daerahnya sebagai provinsi dan syarat objektif yaitu adanya Suber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup untuk mempertahankan kelangsungan hidup sebuah Propinsi.

BACA JUGA :  Sejarah Ciruas Serang Banten | Belajar Bahasa Jawa Serang (Jaseng)

Sumber Daya Alam Provinsi Banten

Menyangkut SDA, dijelaskan bahwa hasil pertanian berupa padi dan palawija memadai dan bisa menjadi surplus apabila diterapkan teknologi tepat guna.

Di Banten juga ada perkebunan karet, kelapa, cengkeh, lada, panilli, melinjo (Banten daerah penghasil emping yang penting), dan buah-buahan. Perikanan laut juga sangat signifikan karena 75% daerah Banten dikelilingi laut.

SDA yang juga menjanjikan ialah pertambangan, berupa tambang emas di Cikotok, bijih besi di Cikurut, bahan semen di Anyer, belerang di Walantaka dan Padarincang, bahan Mika di Bojong, intan di Cibaliung, batubara di Gunung Kencana, Gunung Madur dan lain-lain.

Pariwisata Banten

Selain itu, Banten juga memiliki aset pariwisata, pantai Anyer dan Carita yang indah, cagar alam Ujung Kulon dan peninggalan sejarah dan kebudayaan yang pernah mengalami kejayaan pada masa lalu.

Dengan luas wilayah 9.662,92 km2, Banten terhitung kecil sebagai sebuah provinsi dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia.

BACA JUGA :  Mendapat Penghormatan Dari Kesti TTKKDH, Pj Gubernur Komitmen Majukan Kesenian Pencak Silat di Banten

Karakteristik wilayah Banten

Karakteristik wilayah Banten yang strategis terletak di pintu masuk Jawa dari arah Sumatera dan dekat dengan ibukota merupakan faktor yang mendukung perkembangan pengelolaan SDA. Hal ini terkait dengan distribusi hasil SDA yang bisa lebih cepat.

Wilayah Banten yang mempunyai potensi SDA cukup besar berada di Kab. Lebak dan Kab. Pandeglang. Di kedua kabupaten ini masih menyimpan potensi sumber daya air, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan pariwisata yang belum dikelola secara optimal.

Makanan Khas Banten

Makanan khas Banten memang menjadi salah satu makanan yang paling diburu oleh pecinta kuliner karena nikmat rasanya. Keunikan rasa dari rempah pilihan yang ada disekitar menjadikannya terasa istimewa. Kuliner khas banten juga bisa manjadi pilihan oleh oleh. Berikut ini beberapa makanan Khas Banten yang bisa kamu cicip

  1. Pecak Bandeng
  2. Nasi Bakar Sumsum
  3. Ketan Bintul
  4. Opak
  5. Kue Jojorong
  6. Gipang
  7. Sate Bandeng
  8. Angeun Lada
  9. Leumeung
  10. Pasung Merah
  11. Rabeg
  12. Sayur Besan
  13. Laksa
  14. Sate Bebek
  15. Sambal Buroq
BACA JUGA :  Wisatawan Asal Petir Tewas Tenggelam di Pantai Florida, Korban Berhasil Dievakuasi Ditpolair Polda Banten

Budaya Khas Banten

Potensi dan kekhasan budaya masyarakat Banten, antara lain, kekhasan budaya masyarakat Banten antara lain seni bela diri Pencak Silat, Debus, Rudad, Umbruk, Tari Saman (Dzikir Saman), Tari Topeng, Dog-dog, Angklung Gubrag, Rampak Bedug, Tari Walijamaliha, Tari Silat Pandeglang, Palingtung, Lojor, Beluk, dan lainnya.

  1. Seni Bela Diri Pencak Silat,
  2. Debus
  3. Rudad
  4. Umbruk
  5. Tari Saman
  6. Tari Topeng
  7. Tari Cokek
  8. Dog-dog
  9. Palingtung
  10. Lojor
  11. Seni Debus Surosowan
  12. Seni Debus Pusaka Banten
  13. Seni Rudat
  14. Seni Terbang Gede
  15. Seni Patingtung
  16. Seni Wayang Golek
  17. Seni Saman
  18. Seni Sulap-Kebatinan
  19. Seni Angklung Buhun
  20. Seni Beluk
  21. Seni Wawacan Syekh
  22. Seni Mawalan
  23.  Seni Kasidahan
  24. Seni Gambus
  25. Seni Reog
  26. Seni Calung
  27. Seni Marhaban
  28. Seni Dzikir Mulud
  29. Seni Terbang Genjring
  30. Seni Bendrong Lesung
  31. Seni Gacle
  32. Seni Buka Pintu
  33. Seni Wayang Kulit
  34. Seni Tari Wewe
  35. Seni Adu Bedug
  36. Dan lain-lain