Penertiban Peternakan di Kota Serang Terkesan Mandek, Warga Pertanyakan Kinerja Pj Wali Kota

SERANG, HITAM PUTIH – Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, mengeluarkan Surat Edaran tentang Penertiban Peternakan di Kota Serang, Provinsi Banten, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 8 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Serang 2020-2040.

Surat Edaran tersebut menyebutkan bahwa peternakan di wilayah Kota Serang tidak diperbolehkan lagi sejak 3 tahun setelah ditetapkan Perda Kota Serang Nomor 8 Tahun 2020, yaitu pada akhir Februari 2024.

Bagi peternakan yang masih beroperasi hingga batas waktu tersebut, akan dilakukan penertiban penyesuaian pemanfaatan ruang secara paksa oleh Pemerintah Kota Serang.

Namun, hingga April 2024, belum ada tindakan apa-apa terkait penertiban peternakan di Kota Serang. Pantauan media Hitamputih.co.id  menunjukkan bahwa peternakan unggas di wilayah Kelurahan Pancalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, masih beroperasi seperti biasa.

Lurah Pancalaksana, Sadeli, membenarkan hal tersebut dan menyatakan bahwa belum ada peternakan di wilayahnya yang dibongkar.

“Belum (dibongkar),” ujar Sadeli melalui pesan singkat, Senin (22/4). “Kewenangannya ada di pemkot.”

Warga Pancalaksana yang enggan disebutkan namanya mengkritik surat edaran yang dianggapnya sebagai ancaman palsu karena tidak dijalankan.

“Itu mah (surat edaran) cuma ancaman palsu. Sampai batas waktu yang ditentukan, peternakan masih beroperasi,” ujarnya.

Warga tersebut juga meragukan kinerja Pj Wali Kota Serang dalam menata Kota Serang, khususnya dalam hal penertiban peternakan.

“Soal penertiban peternakan saja, Pak Yedi terkesan tidak becus menata Kota Serang. Bagaimana dengan persoalan lain?” ucapnya.

Belum ada komentar resmi dari pihak Pemerintah Kota Serang terkait lambatnya penertiban peternakan ini.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang keefektifan penegakan peraturan daerah di Kota Serang dan kemampuan Pj Wali Kota Serang dalam memimpin dan menata kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *