Terkait Polusi Debu Dikeluhkan Warga Jayanti, Direktur KLH Banten Bakal Surati PT BMM

Direktur KLH Provinsi Banten, Ferry Anis Fuad SH, MH.

TGR, HITAMPUTIH.CO.ID – Warga kampung Pajagan RT019/004 Desa Cikande Kecamatan Jayanti Tangerang mengeluhkan dampak debu yang diduga dari salah satu pabrik gula PT Berkah Manis Makmur (BMM).

Setiap hari warga Kampung Pajagan resah dengan adanya perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Cikande Kabupaten Serang. Sebab kali Cidurian adalah batas antara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.

Namun, perusahaan tersebut berdiri di wilayah Kabupaten Serang, tapi efek negatifnya berupa polusi jenis debu mengganggu warga masyarakat Kampung Pajagan Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang.

Akhir-akhir ini warga mengeluhkan polusi udara jenis debu tersebut mengotori rumah/teras halaman rumah.

Terlihat dari rekaman video salah satu warga (Pria dewasa-red) kampung Pajagan sekaligus tokoh masyarakat dalam durasi video 17 detik dan 51 detik terdengar jelas.

Dalam kutipan isi rekaman video berdurasi 17 detik terdengar kalimat “Ini harus dibasmi,pabrik gula perse**n tuh, saya selaku warganya dirugiin. Mudah-mudahan saya doain bangkrut ” kalimat kesal dalam video yang tersebar di medsos, pada Rabu 20 Maret 2024.

Dalam video berikutnya masih orang yang sama, yang jalan sambil mengambil gambar halaman teras kontrakan terdengar nada geram dan kesal.

Beginilah kalimat yang terlontar dalam video berdurasi 51 detik itu, “Saya sebagai warga kena debu-debu gula, dampaknya seperti ini ni. Pabrik gula orang lain yang untung masyarakat yang rugi kena B3 segala macam, sampe item semua tuh dari pabrik gula sampai item begini jauhnya tapi kena debu, kurang ajar itu pabrik mudah-mudahan bangkrut itu semua,” geramnya dengan nada penuh emosi.

Menanggapi terkait keluhan warga kampung Jayanti tersebut, direktur Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Banten Ferry Anis Fuad SH,MH menjelaskan, bahwa polusi jenis debu tersebut tidak bisa dibiarkan, karena merugikan masyarakat.

“Maka harus ada solusi penanganan serius supaya tidak ada pihak yang dirugikan,” tegas Ferry kepada wartawan, melalui saluran WhatsApp, Kamis (21/3/2024).

Dalam hal ini Ferry juga akan melayangkan surat somasi terkait dugaan viral nya video tersebut.

“Saya berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang bisa bekerja sama dengan KLH untuk penanganan polusi debu tersebut. Yang diduga berasal dari salah satu perusahaan gula pasir PT Berkah Manis Makmur,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan media masih berupaya konfirmasi terhadap pihak management PT BMM terkait Warga kampung Pajagan RT019/004 Desa Cikande Kecamatan Jayanti Tangerang mengeluhkan dampak debu yang diduga dari salah satu pabrik gula tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *