Duta Bahasa Banten Siap Berlaga di Nasional, Usung KERIDA TUTUR


SERANG, HITAMPUTIH.CO.ID – Putra-putri terbaik Duta Bahasa Provinsi Banten 2026 siap mewakili daerah dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional yang digelar pada 14-19 September 2026 di Jakarta.

Menjelang kompetisi tersebut, perwakilan Duta Bahasa Banten melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Banten. Audiensi itu membahas persiapan sekaligus meminta dukungan dan doa restu untuk membawa nama Banten di tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Bahasa Banten memperkenalkan program unggulan yang akan dibawa dalam ajang nasional, yakni KERIDA TUTUR. Program ini merupakan akronim dari "Tumbuhkan Ujaran Tertib, Unggul, dan Ramah."

KERIDA TUTUR lahir dari kepedulian Duta Bahasa terhadap fenomena kekerasan verbal yang dinilai dapat menjadi salah satu pintu awal terjadinya kekerasan di kalangan generasi muda.

Program tersebut menyasar remaja, khususnya usia 13 hingga 17 tahun. Tujuannya membangun kesadaran agar generasi muda mampu menggunakan bahasa secara baik, santun, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Duta Bahasa Banten juga mendorong para remaja memahami pentingnya memilih kata dalam berkomunikasi. Ujaran yang dapat menyakiti, merendahkan, atau memicu konflik diharapkan dapat dihindari, terutama di lingkungan pendidikan.

“Program unggulan dari Duta Bahasa Provinsi Banten namanya KERIDA TUTUR, akronim dari Tumbuhkan Ujaran Tertib, Unggul, dan Ramah. Kami berharap program ini bisa menjadi edukasi untuk pencegahan kekerasan verbal di kalangan generasi muda, khususnya remaja usia 13 sampai 17 tahun,” ungkap perwakilan Duta Bahasa Banten.

Menurutnya, gagasan tersebut berangkat dari pengamatan bahwa kekerasan terhadap anak dan generasi muda tidak jarang diawali melalui kekerasan verbal.

Karena itu, Duta Bahasa sebagai bagian dari penggerak literasi ingin mengambil peran melalui edukasi mengenai penggunaan bahasa yang baik dan beretika.

“Kami melihat bahwa kekerasan biasanya terjadi dari kekerasan verbal terlebih dahulu. Karena itu, bagaimana Duta Bahasa sebagai penggerak literasi di kalangan generasi muda dapat memberikan edukasi kepada anak-anak remaja, khususnya di lingkungan SMA, agar menggunakan bahasa yang baik dan menghindari ujaran-ujaran yang dapat menyakiti atau merendahkan rekan sebayanya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Banten menyampaikan apresiasi terhadap Kantor Bahasa Provinsi Banten dan para Duta Bahasa yang akan membawa nama daerah dalam ajang nasional.

Pemprov Banten menilai KERIDA TUTUR memiliki nilai strategis karena tidak hanya berkaitan dengan pengembangan bahasa dan literasi, tetapi juga menyentuh persoalan sosial yang dihadapi generasi muda.

“Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi Banten. Hari ini kita bersilaturahmi, sekaligus mereka melaporkan agenda Pemilihan Duta Bahasa tingkat nasional,” ujar perwakilan Pemprov Banten.

Pemprov Banten juga memberikan dukungan agar program KERIDA TUTUR dapat diterapkan secara lebih luas di wilayah Banten.

Dukungan tersebut akan ditindaklanjuti melalui sinergi dengan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Karena ini berangkat dari keresahan mereka terkait dengan tingkat kekerasan terhadap anak yang cenderung dimulai dengan kekerasan verbal, kami mendukung. Saya memberikan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap program KERIDA TUTUR untuk diimplementasikan di wilayah kita,” katanya.

Menurut Pemprov Banten, upaya membangun budaya komunikasi yang sehat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Sinergi antara Duta Bahasa, Kantor Bahasa, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan KERIDA TUTUR sebagai gerakan literasi yang memberikan manfaat nyata.

Dengan membawa semangat literasi dan komunikasi yang beretika, Duta Bahasa Banten diharapkan mampu berprestasi dalam Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2026 sekaligus memperkenalkan gagasan yang mendukung pembentukan karakter generasi muda Banten.(R,Ari)