Harokah Bakomubin Banten Resmi Dilantik, Siapkan Program Dakwah Lewat Rakerwil

Zainal Mutaqin menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) usai pelantikan Harokah Bakomubin Banten.
SERANG, HITAM PUTIH - Harokah Bakomubin Banten resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan lancar. Pelantikan dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Banten, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan Islam, ulama, serta berbagai undangan lainnya.
Narasumber Zainal Mutaqin memaparkan Harokah Bakomubin Banten resmi dilantik dan akan segera melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) untuk menyusun program-program strategis organisasi.
"Alhamdulillah, pelantikan berjalan lancar. Setelah ini kami akan segera melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) untuk menyusun program-program strategis Harokah Bakomubin Banten, khususnya di bidang dakwah," ujarnya.
Harokah Bakomubin merupakan pergerakan koordinasi mubaligh se-Indonesia yang berfokus pada penguatan dakwah Islam melalui pendekatan yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat. Di Banten, organisasi ini menyiapkan jaringan mubaligh, kiai, ustaz, dan ulama yang siap terjun langsung ke masyarakat.
Program dakwah akan dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, organisasi masyarakat Islam, majelis taklim, hingga masjid-masjid di berbagai daerah.
"Kita tahu masyarakat Banten adalah masyarakat religius. Maka dakwah harus dilakukan dengan hikmah, sesuai nilai Al-Qur’an, yakni menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan yang selaras dengan kultur masyarakat," jelasnya.
Dalam waktu dekat, DPW Harokah Bakomubin Banten akan menggelar Rakerwil untuk mematangkan program kerja, termasuk strategi penyebaran dakwah dan pemberdayaan para mubaligh di lapangan.
"Harapan kami, Harokah Bakomubin Banten dapat bergerak dengan kekuatan para kiai, ulama, ustaz, dan mubaligh untuk memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan Banten, terutama di sektor keagamaan," tambahnya.
Acara pelantikan turut dihadiri perwakilan Gubernur Banten melalui Asisten Daerah (Asda) I, unsur kepolisian dari Polda Banten, perwakilan TNI, anggota DPRD, pimpinan organisasi masyarakat Islam, hingga tokoh pesantren.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat akan menjadi modal penting dalam memperkuat dakwah Islam yang sejuk, moderat, dan membangun di Provinsi Banten.
Penulis: Ari | Editor: Fuad