Ketua IWAPI Sebut ISQ Menjadi Sarana Recharge bagi Pengusaha Perempuan

Ketua IWAPI, Reni.

HITAM PUTIH, SERANG
– Di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan ISQ yang digelar sebagai sarana membangun kembali semangat dan motivasi usaha, khususnya bagi kaum perempuan yang mengalami penurunan kinerja bisnis.

Ketua IWAPI yang baru, Reni, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan dorongan moral sekaligus memperkuat optimisme para pelaku usaha agar mampu bertahan dan berkembang di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

"Melalui kegiatan ISQ ini, kami ingin memberikan semangat kepada para pelaku usaha, terutama perempuan yang saat ini sedang menghadapi penurunan usaha. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengisi kembali energi positif agar mereka tetap kuat menghadapi berbagai tantangan," ujar Reni. Senin (8/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa konflik yang terjadi di berbagai sektor hingga saat ini belum memberikan dampak signifikan terhadap UMKM. Meski demikian, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi dunia usaha, khususnya pelaku usaha berskala besar.

ISQ diibaratkan sebagai proses recharge atau pengisian kembali semangat dan energi positif. Melalui pendekatan tersebut, para peserta diajak untuk melihat tantangan ekonomi sebagai peluang untuk beradaptasi dan meningkatkan kapasitas usaha.

Sejumlah pelaku usaha perempuan yang mengalami penurunan pendapatan dan kemunduran usaha mendapatkan pembekalan langsung dari seorang motivator. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerima kondisi usaha yang sedang dihadapi, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk bangkit kembali.

Selain mendapatkan motivasi, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pengembangan usaha dan penguatan mental kewirausahaan. Materi yang disampaikan diharapkan dapat membantu mereka meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.

Kegiatan ISQ juga menjadi wadah memperluas jaringan usaha. Dalam suasana yang penuh keakraban, para peserta saling bertukar informasi, pengalaman, serta menjajaki peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan usaha masing-masing.

Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pemberdayaan yang berkelanjutan bagi para pelaku UMKM. Melalui kolaborasi, berbagi pengalaman, dan penguatan kapasitas diri, para peserta diharapkan mampu menemukan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi sekaligus menciptakan peluang usaha yang lebih baik di masa depan.(ari)