24 Pejabat Taktakan Resmi Sertijab, Camat Minta Langsung Gaspol Layani Warga

SERANG, HITAM PUTIH - Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Serang kembali bergerak. Sebanyak 24 pejabat di wilayah Kecamatan Taktakan resmi melakukan serah terima jabatan (sertijab) untuk mengisi berbagai posisi di tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Camat Taktakan, Mamat Rahmat, menjelaskan bahwa agenda sertijab ini memang baru bisa dieksekusi menyusul pelantikan oleh Pemkot Serang sebelumnya. Padatnya agenda pemerintahan menjadi alasan utama kenapa acara ini baru terealisasi.
"Alhamdulillah Kecamatan Taktakan baru melaksanakan sertijab sesuai dengan jadwal yang sudah disampaikan oleh Pemerintah Kota Serang. Waktunya cukup padat, sehingga baru hari ini kami melaksanakan," ujarnya.

Dalam perombakan formasi kali ini, terdapat 24 wajah lama dan baru yang mengalami rotasi, mutasi, hingga promosi jabatan. Beberapa pejabat bahkan ditugaskan dari luar wilayah Taktakan untuk mengisi kursi strategis seperti Lurah.
Mamat menyebut, urusan bongkar pasang posisi ini adalah murni hasil racikan manajemen talenta yang dibangun Pemerintah Kota Serang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Pihak kecamatan bertugas menerima dan memaksimalkan SDM yang sudah disaring tersebut.
"Kalau kebijakan mutasi, itu sesuai dengan kebijakan manajemen talenta yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kota Serang melalui BKD. Kami sebagai pejabat kewilayahan hanya menerima pegawai yang sesuai dengan standar kompetensi yang ada dalam manajemen talenta," jelasnya.
Bagi para pejabat yang baru sertijab, fase "bulan madu" dipastikan langsung habis. Mamat mewanti-wanti jajarannya untuk langsung tancap gas karena urusan melayani warga pantang buat ditunda-tunda.
"Harapannya, pertama, para pejabat yang dilantik segera menyesuaikan dengan masyarakat, karena pelayanan publik ini menjadi roh daripada pejabat kewilayahan," katanya.
Selain wajib kenalan dan membaur dengan warga, para punggawa baru ini juga ditugaskan untuk segera merapikan "kandang" alias lingkungan kerja masing-masing agar mesin birokrasi berjalan mulus tanpa jeda.
"Yang kedua, segera mulai menata, mulai mengecek lingkungannya masing-masing sekaligus melakukan perkenalan dengan masyarakat," tambahnya.
Penulis: Ari