Tanpa Pesta Hura-hura, Milad Baznas Kabupaten Serang Diwarnai Guyuran Bantuan Sosial


SERANG, HITAM PUTIH -
Momen ulang tahun biasanya identik dengan pesta pora, tapi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang memilih rute yang berbeda. Di momen milad kali ini, mereka justru sibuk membanjiri warga dengan berbagai bantuan sosial ketimbang menggelar acara hura-hura di lapangan terbuka.

Alih-alih menyewa lapangan besar buat pesta unjuk gigi, perayaan milad ini sengaja digelar sederhana di area pendopo lewat agenda tahlil dan istighotsah. Alasannya simpel tapi masuk akal: sangat tidak pantas rasanya bersenang-senang saat masih banyak warga di lapangan yang sedang kekurangan dan butuh uluran tangan.

Aksi nyata langsung dieksekusi. Baznas Kabupaten Serang memfasilitasi program transmigrasi untuk 100 Kepala Keluarga (KK) demi meringankan beban ekonomi warga. Selain itu, keluarga korban musibah di kawasan Gunung Krakatau juga diberikan santunan sebesar satu juta rupiah per keluarga.

Tidak berhenti di situ, ribuan paket sembako digelontorkan dengan prioritas penyaluran di empat kecamatan, yakni Anyer, Cinangka, Puloampel, dan Pucuk Garah. Pengobatan gratis pun siap berjalan maraton hingga hari Jumat, menyasar puluhan titik yang sudah dijadwalkan di 26 kecamatan.

Untuk urusan debu dan pernapasan, Baznas juga tidak mau ketinggalan. Sebanyak 30.000 masker disebar merata ke seluruh 29 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Serang.

Lalu bagaimana dengan krisis air bersih yang kerap bikin warga pusing belakangan ini? Baznas mengklaim sudah mengirimkan ratusan tangki air bersih ke berbagai titik krisis. Mereka menegaskan bahwa tidak ada satu pun surat pengajuan bantuan air dari desa maupun kecamatan yang numpuk dan diabaikan di meja Baznas.

Semua aksi sosial yang masif ini tentu butuh amunisi dana yang kuat. Hingga kini, penerimaan ZIS Baznas Kabupaten Serang sudah menyentuh angka 91,19 persen. Demi mengejar target hingga akhir tahun, mereka gencar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) lewat kerja sama dengan perusahaan di Serang Barat dan Serang Timur, instansi kementerian, hingga lembaga pendidikan.

Terkait harapan di usia barunya, perwakilan Baznas Kabupaten Serang menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah kunci utama agar bantuan yang terkumpul bisa lebih masif dan berdampak nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Harapan miladnya satu, Baznas lebih dipercaya masyarakat, itu harapannya. Karena bagaimanapun kalau sudah dipercaya masyarakat, insyaallah saya yakin. Tapi kalau masyarakatnya belum percaya kepada Baznas, ya gimana pengumpulan banyak? Maka harapan saya ke depan, Baznas harus lebih bermanfaat, berdampak kepada masyarakat dengan cara pendistribusiannya ke mustahik. Itu yang betul-betul.

Penulis: Ari