Iip Miftahul Khoiry Gelar Maung Cup 3 Banten 2026, Wagub Dimyati Beri Apresiasi


HITAM PUTIH, SERANG
– Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, resmi membuka Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup 3 Banten 2026 yang berlangsung di Lapangan IMK (Iip Miftahul Khoiry-red) Curug Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Sabtu (27/6/2026).

Turnamen sepak bola Maung Cup 3 Banten 2026 menjadi salah satu ajang olahraga terbesar tingkat regional yang mempertemukan puluhan klub dari berbagai daerah di Banten dan Jawa Barat. Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda sekaligus memperkuat persatuan masyarakat melalui olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah menghadirkan kompetisi sepak bola terbuka bagi masyarakat. Menurutnya, olahraga sepak bola tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan dan menjaga persatuan.

"Mudah-mudahan dengan ada olahraga ini bisa menjaga persatuan, kebersamaan, apalagi saat ini sudah gaduh World Cup," kata Achmad Dimyati Natakusumah saat membuka turnamen.

Wagub Banten menilai turnamen sepak bola seperti Maung Cup memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang olahraga. Selain menyehatkan masyarakat, kompetisi juga menjadi wadah pencarian talenta muda yang berpotensi menjadi atlet profesional di masa depan.

Ia juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial tim, dan suporter agar menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.

"Jangan sampai ada pertikaian atau sampai keributan. Termasuk pada pendukung, jaga ini olahraga, ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah jangan kecil hati, yang menang jangan sombong. Intinya guyublah, kekeluargaan," ujarnya.

Sementara itu, inisiator Maung Cup 3 Banten 2026, Iip Miftahul Khoiry, mengatakan turnamen tahun ini diikuti oleh 32 klub sepak bola yang berasal dari Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Bogor.

Menurut Iip, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga favorit masyarakat yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

"Maung Cup 3 memperebutkan piala bergilir Maung Cup dan hadiah uang dengan total Rp50 juta untuk Juara 1 dan Juara 2," katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Maung Cup 3 Banten 2026 juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran pemain, ofisial, dan suporter dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas pelaku usaha kecil dan pedagang di sekitar lokasi pertandingan.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Banten turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta kepada panitia penyelenggara sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat.

Bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Banten atas terselenggaranya turnamen yang melibatkan masyarakat secara luas dan berkontribusi dalam pembinaan sepak bola usia muda.

Dengan diikuti 32 klub dari berbagai daerah, Maung Cup 3 Banten 2026 diharapkan menjadi ajang lahirnya pemain-pemain berbakat sekaligus memperkuat semangat persaudaraan, sportivitas, dan persatuan di tengah masyarakat.