Maulid Nabi 1448 H, Polres Serang Ajak Warga Rawat Kebinekaan
KABUPATEN SERANG,HITAMPUTIH – Polres Serang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkaikan dengan doa dan zikir bersama, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi mengusung tema “Merawat Kebinekaan, Jaga Banten Aman.” Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, jajaran Polres Serang dan Polsek, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, organisasi kemasyarakatan, serikat buruh, komunitas ojek online, pemuda, guru, serta berbagai elemen masyarakat.
Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mari kita mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Andri dalam sambutannya.
Ia menegaskan, perbedaan pekerjaan, organisasi, latar belakang maupun pandangan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Menurutnya, seluruh masyarakat memiliki kepentingan yang sama, yakni menjaga Kabupaten Serang dan Provinsi Banten agar tetap aman, damai, dan kondusif.
“Tidak ada sekat di antara kita semua. Bagi kami di Polres Serang, seluruh elemen masyarakat adalah mitra sekaligus saudara dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.
Andri juga mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang dilandasi kasih sayang, kesabaran, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama.
Ia meminta setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah. Perbedaan pendapat, kata dia, tidak boleh sampai memutus tali persaudaraan.
Selain itu, masyarakat diminta bijak menerima dan menyebarkan informasi. Informasi yang belum diketahui kebenarannya diharapkan tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan karena berpotensi menimbulkan keresahan dan konflik.
“Kita harus bersama-sama menahan diri agar tidak mudah terprovokasi ataupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
Polres Serang juga mengajak komunitas ojek online, guru, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan kepolisian.
“Kalau ada persoalan, sampaikan kepada kami. Kalau ada aspirasi, mari kita komunikasikan. Kalau ada potensi gangguan keamanan, informasikan kepada kami,” ujarnya.
Ia menegaskan Polres Serang berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat, bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga dalam membangun suasana keamanan dan kedamaian secara berkelanjutan.
“Insya Allah, saya dan seluruh personel Polres Serang akan selalu siap untuk masyarakat Kabupaten Serang. Saya ingin Polres Serang bukan hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi benar-benar menjadi rumah bersama dan mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian,” katanya.
Menutup sambutannya, jajaran Polres Serang mengajak seluruh peserta memanjatkan doa agar Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dan seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, persatuan, serta keberkahan.
“Melalui doa dan zikir bersama ini, mari kita memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dan seluruh wilayah NKRI senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan keberkahan. Semoga masyarakat kita dijauhkan dari perpecahan dan permusuhan,” pungkasnya.
Kegiatan Maulid Nabi, doa, dan zikir bersama tersebut berlangsung dengan aman dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polres Serang dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.(R,Ari)
