Peresmian PPBNI Kota Serang: Momen Kumpul Solidaritas Ormas

SERANG, HITAM PUTIH - Peresmian DPC PPBNI Satria Banten Kota Serang bukan sekadar acara seremonial organisasi biasa. Momen ini berubah menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat Banten untuk memperkuat persatuan dan pengabdian sosial.
Sering kali kita melihat pemberitaan yang menyoroti gesekan antar kelompok atau organisasi masyarakat di lapangan. Namun, pemandangan yang jauh berbeda dan menyejukkan justru terlihat jelas di Kota Serang baru-baru ini.
Pelantikan dan peresmian DPC PPBNI (Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia) Satria Banten Kota Serang berhasil mematahkan stigma kaku antar organisasi. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan di Banten masih sangat kuat.
Peresmian ini menjadi sorotan karena berhasil mengumpulkan berbagai elemen organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan dalam satu wadah dengan suasana yang sangat cair.
Berdasarkan sambutan langsung dari Ketua Umum PPBNI Satria Banten, acara ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus dari tingkat pusat (DPP) hingga ranting (PAC). Hadir pula perwakilan dari berbagai organisasi sahabat seperti TTKBI, BAPERA, KNPI, RPI, PTBI, hingga KKPP Kota Serang.
Kehadiran lintas organisasi ini menunjukkan kedewasaan berorganisasi di tengah masyarakat Banten. Mereka duduk bersama bukan untuk pamer kekuatan, melainkan untuk mendukung lahirnya kepengurusan baru yang siap mengabdi.
Sikap kepemimpinan yang matang juga ditunjukkan saat Wali Kota Serang berhalangan hadir dalam acara peresmian tersebut.
Alih-alih memberikan respons negatif, Ketua Umum PPBNI justru mengajak seluruh peserta untuk tetap mengedepankan prasangka baik (husnudzan). Beliau menyadari bahwa kesibukan memimpin daerah sering kali membuat seorang pejabat harus membagi fokus pada agenda yang sama pentingnya.
Seluruh anggota yang hadir bahkan diajak mendoakan kelancaran tugas pemerintah kota. Sebuah sikap elegan yang layak dicontoh oleh organisasi kemasyarakatan lainnya.
Kekuatan sebuah organisasi di Banten sering kali diukur dari seberapa erat mereka memegang nilai-nilai kultural dan religius.
Hal ini terbukti dengan kehadiran tokoh karismatik, Abah KH Abdul Ajis, yang turut memberikan doa dan keberkahan bagi para pengurus. Kehadiran ulama di tengah acara kepemudaan selalu menjadi jangkar moral yang mengingatkan tujuan utama berorganisasi.
Selain itu, hadir pula Bapak Nana, Kasatpol PP Provinsi Banten. Menariknya, beliau hadir murni dalam kapasitasnya sebagai pengurus DPP PPBNI, lengkap dengan seragam kebanggaan organisasi.
Tujuan akhir dari pembentukan pengurus PPBNI di Kota Serang bukanlah untuk menambah jumlah massa semata.
Organisasi ini ditekankan untuk terus memperkuat tali silaturahmi dan menjadikan persatuan sebagai fondasi utama. Keberadaan PPBNI harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, baik di Kota Serang maupun wilayah Banten secara luas.
Pada akhirnya, fenomena kumpulnya berbagai ormas secara damai ini adalah kabar baik bagi iklim sosial kita. Ini membuktikan bahwa wadah organisasi masih menjadi alat yang efektif untuk merajut persaudaraan, bukan perpecahan.
Penulis: Ari