Bazar MTQ XXIII Jadi Ajang Promosi UMKM, Pemprov Banten Sediakan Stan Gratis
HITAM PUTIH, SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyediakan stan gratis pada Bazar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten Tahun 2026. Fasilitas tersebut dimanfaatkan puluhan pelaku UMKM untuk mempromosikan produk sekaligus meningkatkan penjualan.
Bazar yang berlangsung di kawasan Masjid Raya Al Bantani pada 6–9 Juli 2026 menjadi salah satu daya tarik pelaksanaan MTQ. Ribuan pengunjung yang datang membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan mengenalkan produk lokal kepada masyarakat.
Salah seorang pelaku UMKM, Saino (42), mengaku terbantu dengan kebijakan Pemprov Banten yang menggratiskan biaya stan. Dalam bazar tersebut, ia menjual berbagai produk, seperti es jeruk, teh poci, dan lumpia telur.
Setiap hari, Saino mulai berjualan sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00–23.00 WIB menyesuaikan dengan jadwal kegiatan MTQ dan ramainya pengunjung.
Pada hari pertama bazar, omzet yang diperolehnya mencapai sekitar Rp1,5 juta. Namun, pada hari kedua penjualannya menurun hingga sekitar 75 persen karena jumlah pengunjung belum merata.
Meski begitu, Saino tetap optimistis kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Ia menilai fasilitas stan gratis membuat pedagang tidak terbebani biaya sewa sehingga dapat lebih fokus meningkatkan kualitas pelayanan dan memasarkan produknya.
"Mudah-mudahan ke depannya kegiatan ini semakin ramai," ujar Saino.
Melalui penyediaan stan gratis di Bazar MTQ XXIII Provinsi Banten, Pemprov Banten berharap pelaku UMKM memiliki ruang promosi yang lebih luas. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM di Provinsi Banten.
