PORDES 2026 Desa Citeras Mendadak Dihentikan Usai Keributan Dua Klub


HITAM PUTIH, LEBAK
– Pekan Olahraga Desa (PORDES) 2026 Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mendadak dihentikan pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut direncanakan tujuannya bermaksud sebagai hiburan untuk memeriahkan HUT Ke 81 RI, namun menimbulkan kekacauan dan membuat keberlangsungan acara putus ditengah jalan usai adanya insiden keributan.

Penghentian tersebut dilakukan Kepala Desa Citeras Madra’i setelah terjadi keributan yang melibatkan dua klub peserta, Binong Club dan Babakansinyar (BBS), pada Jumat (14/8/2026).

Keputusan penghentian diambil sebagai langkah untuk mencegah perselisihan antarklub berkembang dan mengganggu keamanan selama pelaksanaan kompetisi.

PORDES 2026 Desa Citeras sebelumnya diikuti 20 klub. Namun, ketika kompetisi dihentikan, masih terdapat tujuh klub yang belum menjalani pertandingan.

Tujuh Klub Belum Bertanding

Sebagai konsekuensi penghentian pertandingan, uang pendaftaran sebesar Rp200 ribu per klub dikembalikan kepada tujuh klub yang belum bertanding.

Persoalan tersebut kemudian menjadi perhatian panitia penyelenggara bersama unsur keamanan dan perwakilan klub peserta.

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Citeras turut dilibatkan dalam upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Untuk mencari penyelesaian, Pemerintah Desa Citeras bersama panitia, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan sejumlah perwakilan klub menggelar pertemuan di Bumdes Desa Citeras pada Sabtu (15/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas insiden yang terjadi sekaligus mencari langkah terbaik agar persoalan tidak meluas.

Kepala Desa Citeras Turun Tangan

Kepala Desa Citeras Madra’i bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa turut menengahi pembahasan antara pihak-pihak yang berkaitan dengan kedua klub.

Mediasi tersebut dilakukan untuk meredam persoalan dan mencegah terjadinya konflik lanjutan.

Madra’i juga menyayangkan terjadinya keributan di tengah pelaksanaan PORDES. Menurutnya, panitia dan pihak keamanan seharusnya mampu menjaga kondusivitas pertandingan.

Ia menilai aspek keamanan dan sportivitas harus menjadi perhatian utama dalam setiap pertandingan.

PORDES pada dasarnya tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat desa.

PORDES Citeras Jadi Evaluasi Bersama

Penghentian PORDES 2026 menjadi evaluasi bagi panitia, peserta, maupun unsur keamanan yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Dengan jumlah peserta mencapai 20 klub, komunikasi dan koordinasi dinilai penting untuk mencegah persoalan pertandingan berkembang menjadi konflik.

Setiap peserta juga diharapkan mengedepankan sportivitas serta menyelesaikan perbedaan melalui mekanisme yang telah disepakati.

Pemerintah Desa Citeras berharap kegiatan olahraga desa dapat tetap menjadi sarana positif bagi masyarakat, bukan justru menjadi pemicu perselisihan.