Forum BUMDes Merah Putih Banten Tegaskan Komitmen Dukung Program Strategis Nasional dan Perkuat Kedaulatan Pangan


SERANG, HITAM PUTIH
- BUMDes Merah Putih Banten resmi menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program prioritas nasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan kepengurusan Forum BUMDes Merah putih Banten masa bakti 2026–2031.

Dalam sambutannya Kristian ken jajaran pengurus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada kepengurusan baru.

 Mereka menegaskan bahwa organisasi ini tidak hanya dibentuk sebagai wadah berhimpun, tetapi juga sebagai kekuatan yang mampu menggerakkan pembangunan ekonomi desa secara nyata.

Forum BUMDes Merah Putih Banten menyatakan siap mendukung berbagai program strategis pemerintah, di antaranya menyukseskan Koperasi Desa Merah Putih, memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mengawal implementasi program KPBU Cluster yang diarahkan untuk memperkuat kedaulatan pangan dan ketahanan energi nasional, khususnya di Provinsi Banten.

Menurut pengurus, pembangunan nasional harus dimulai dari desa. Hal tersebut sejalan dengan visi Presiden yang menempatkan desa sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Program ini dinilai memiliki potensi besar karena Indonesia memiliki sekitar 75 ribu desa dan lebih dari 60 ribu BUMDes berbadan hukum yang telah terbentuk.

 Potensi tersebut harus disinergikan agar mampu menjadi kekuatan ekonomi nasional yang terintegrasi.
Forum BUMDes Merah Putih Banten juga memperkenalkan model kolaborasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

 Pemerintah desa berperan sebagai leading sector, didukung oleh National Program Management Office (NPMO) yang mengonsolidasikan jaringan BUMDes di Indonesia, Jaringan BUMDes Nasional (JASRENAS), Forum BUMDes Merah Putih sebagai mitra strategis dan pendamping, serta BUMDes sebagai pelaksana utama kegiatan ekonomi di tingkat desa.

Dalam skema tersebut, BUMDes menjadi pemilik (ownership) dari setiap program yang dijalankan, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.
Forum BUMDes Merah Putih Banten menegaskan bahwa desa tidak boleh lagi diposisikan hanya sebagai objek kerja sama maupun objek bisnis. Sebaliknya, desa harus menjadi subjek pembangunan yang memiliki peran utama dalam merancang, mengelola, dan menikmati hasil pembangunan melalui kolaborasi yang setara antara pemerintah, BUMDes, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui kepengurusan baru periode 2026–2031, Forum BUMDes Merah putih Banten optimistis mampu memperkuat sinergi antardesa di Provinsi Banten, mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Penulis: Ari