Dinkes Lebak Ingatkan Warga Waspada DBD, Puskesmas Maja Minta Segera Periksa Jika Demam Lebih dari 2 Hari


HITAM PUTIH, LEBAK
– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak melalui UPTD Puskesmas Rawat Inap Maja mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) yang berpotensi mengancam jiwa. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi lebih dari dua hari.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Maja, Bd Hj Deminah PS, S.KM., S.ST, melalui publikasi resmi yang beredar pada Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Deminah, DBD merupakan penyakit infeksi akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini dapat menyerang semua kelompok usia dan sering meningkat pada musim hujan atau saat lingkungan kurang bersih.

“DBD dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada serta mampu mengenali gejalanya sejak dini,” ujar Bd Hj Deminah PS.

Puskesmas Maja menjelaskan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, antara lain demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, nyeri di belakang mata, muncul bintik-bintik merah pada kulit, mual, muntah, hingga tanda perdarahan seperti mimisan atau gusi berdarah.

Deminah menegaskan, penanganan dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih berat dan menurunkan risiko komplikasi yang dapat berakibat fatal.

Selain mengenali gejala, masyarakat juga diminta aktif melakukan pencegahan melalui gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan.

Puskesmas Maja juga mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan, menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan pelindung diri bila diperlukan, serta memastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah.

“Jaga diri, jaga keluarga, jauhi nyamuk. Sehat hari ini, aman di masa depan,” kata Bd Hj Deminah PS.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat menekan penyebaran DBD dan mencegah munculnya kasus yang lebih berat di wilayah Kabupaten Lebak.