LKC Dompet Dhuafa Banten Percepat Sanitasi
SERANG, HITAM PUTIH – Dompet Dhuafa bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat kolaborasi untuk mempercepat terwujudnya program Open Defecation Free (ODF) atau penghentian praktik buang air besar sembarangan di Kecamatan Kasemen. Upaya ini dilakukan melalui pembangunan jamban sehat sekaligus perubahan perilaku masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala LKC Dompet Dhuafa Banten, Meyta Winduka Alexandriana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat yang melibatkan berbagai mitra dan pemangku kepentingan melalui semangat kolaborasi.
"Kami menjembatani berbagai mitra untuk bersama-sama mempercepat pencapaian Open Defecation Free. Fokus utama kami bukan hanya membangun jamban sehat, tetapi juga mengubah perilaku masyarakat agar tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan," ujar Meyta.
Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa telah membangun akses jamban sehat bagi sekitar 55 keluarga di wilayah Masjid Priyayi dan 152 keluarga di Kelurahan Warung Jaud. Dengan demikian, lebih dari 200 keluarga telah merasakan manfaat dari program sanitasi tersebut.
Material pembangunan jamban berasal dari dukungan berbagai mitra yang tergabung dalam kolaborasi kebaikan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Serang sebagai kota yang sehat.
Meski demikian, masih terdapat 26 keluarga di wilayah Masjid Priyayi yang belum memiliki jamban sehat dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
"Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut. Pemerintah Kota Serang bersama para mitra dapat bergotong royong membantu masyarakat yang masih membutuhkan akses jamban sehat," katanya.
Pembangunan jamban dilakukan di masing-masing rumah warga agar setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang layak. Namun, tantangan masih cukup besar karena di Kecamatan Kasemen masih terdapat sekitar 1.900 keluarga yang belum memiliki jamban sehat atau masih melakukan praktik buang air besar sembarangan.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Kelurahan Warung Jaud. Kelurahan ini menjadi wilayah pertama di Kecamatan Kasemen yang berhasil mendeklarasikan diri sebagai kawasan bebas buang air besar sembarangan.
Dompet Dhuafa menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Serang, dunia usaha, komunitas, dan para dermawan guna memperluas pembangunan jamban sehat di wilayah yang masih membutuhkan.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan gotong royong semua pihak agar seluruh masyarakat memiliki akses sanitasi yang layak. Dengan kolaborasi yang kuat, target ODF di Kota Serang dapat tercapai lebih cepat," tutup Meyta.
Hingga saat ini, program percepatan ODF di Kecamatan Kasemen terus berjalan dengan target memperluas akses sanitasi layak bagi ribuan keluarga yang masih membutuhkan.(R,Ari)
