Musdes Desa Bojot Bahas RKPDes 2027 dan Perubahan RKPDes 2026, Fokus Serap Aspirasi Warga
Musyawarah dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bojot, Memen Suryaman. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Camat Jawilan Syamsudin, Pendamping Lokal Desa Yunus, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dede, Carik Desa Madroji, anggota BPD, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat.
Musdes menjadi tahapan penting dalam penyusunan arah pembangunan desa. Forum ini dimanfaatkan untuk menjaring aspirasi masyarakat sebagai dasar penetapan program prioritas yang akan dilaksanakan pada Tahun 2027.
Selain membahas penyusunan RKPDes Tahun 2027, peserta juga mengevaluasi dan menyepakati perubahan RKPDes Tahun 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan agar program pembangunan desa tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi terkini di lapangan.
Dalam forum tersebut, berbagai usulan disampaikan oleh Ketua RT, Ketua RW, anggota BPD, hingga perwakilan masyarakat. Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan penyusunan program pembangunan desa yang akan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Kepala Desa Bojot, Memen Suryaman, menegaskan bahwa Musyawarah Desa merupakan ruang partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.
"Melalui Musdes ini kami berharap seluruh usulan masyarakat dapat dihimpun dengan baik sehingga program pembangunan yang disusun benar-benar tepat sasaran, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bojot," ujar Memen.
Ia berharap hasil Musyawarah Desa mampu melahirkan program pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pembangunan di Desa Bojot dapat berjalan lebih optimal serta berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.(mans/cup)
