Dari Maja untuk Indonesia, Yanto Audison Cup 2026 Jadi Ajang Pecatur Adu Strategi


HITAM PUTIH, LEBAK
 - Turnamen Catur Non Master Yanto Audison Cup 2026 resmi digelar di Cibedil, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (17/8/2026). Kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turnamen catur tersebut digelar di halaman Yanto Audison dan diikuti para pecatur dari Maja, Curugbitung, serta sejumlah wilayah di sekitarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Yanto Audison Cup 2026 menjadi ruang silaturahmi bagi para pecatur dan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong perkembangan olahraga catur di tingkat lokal.

Ketua panitia yang akrab disapa Jambul mengatakan, turnamen tersebut digelar dengan semangat mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan nasionalisme melalui olahraga.

"Pertandingan Catur Non Master ini dalam rangka menjalin tali silaturahmi serta memupuk rasa nasionalisme di kalangan masyarakat pada umumnya," kata Jambul.

Ia menilai olahraga catur memiliki karakter yang dapat membentuk sikap sabar, disiplin, dan sportif. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting bagi pemain yang ingin meningkatkan kemampuannya.

"Untuk menjadi pecatur profesional perlu adanya kesabaran dan keikhlasan serta menjunjung nilai-nilai sportivitas dan latihan rutin untuk mengasah keahlian pemain," ujarnya.

Yanto Audison Ingin Lahirkan Pecatur dari Maja

Pimpinan Yanto Audison mengatakan, penyelenggaraan turnamen tahun ini merupakan kali pertama. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin sehingga menjadi wadah pembinaan pecatur di wilayah Maja dan sekitarnya.

"Ini kali pertama kita mengadakan pertandingan Catur Non Master. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa kita rutinkan bersama agar banyak pemain catur handal Indonesia berasal dari Maja," kata Yanto Audison.

Menurut dia, keberadaan kompetisi lokal dapat menjadi salah satu sarana bagi pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para peserta agar tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.

"Jangan pernah menyerah untuk berjuang. Apalagi kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. Pecatur hebat, Indonesia kuat, dari Maja untuk Indonesia," imbuhnya.

Dorong Pembinaan Pecatur Lokal

Penyelenggaraan Yanto Audison Cup 2026 tidak hanya menempatkan pertandingan sebagai tujuan utama. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara komunitas pecatur dengan masyarakat.

Kompetisi non-master seperti ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemain yang sedang mengembangkan kemampuan sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

Semangat tersebut sejalan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang menjadi latar penyelenggaraan turnamen.

Sejumlah tokoh dan tamu undangan turut hadir, di antaranya Jaro Ganda, Ketua GABSI Haji Nurjaman, Endin Bek, Bang Agay, Bang Suhada, Mas Pur, Bang Dolin, Bang Undin, dan Bang Solihin.

Dengan digelarnya turnamen perdana ini, Yanto Audison Cup diharapkan dapat berkembang menjadi agenda olahraga tahunan sekaligus menjadi salah satu wadah untuk menemukan bibit pecatur potensial dari Maja dan wilayah Kabupaten Lebak.